aku ingin

aku ingin mencantumkan namamu, di setiap
bait puisi
yang kutulis ketika senja
aku ingin mengucapkan namamu, di setiap
bait puisi
yang kurilis ketika senja
O, sungguh aku ingin
lelap di sisi pusaramu,
ketika senja
tak lagi mempertemukan kita

2 Komentar

  1. putirenobaiak berkata,

    November 13, 2008 pada 2:44 am

    perempuan sejati itu melihatmu disana dg senyum dan doa…
    untuk Ibu ya ri, maaf sok teu…

    **
    ya, perempuan di langit

  2. Angelina Yunus berkata,

    Mei 7, 2009 pada 6:03 pm

    duh..jadi merinding neh..


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.